Jumat, 28 Maret 2014

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP)

I. Latar Belakang
   Fungsi utama dari laboratorium adalah wadah untuk melakukan praktik atau penerapan atas teori, penelitian dan pengembangan keilmuan dibidang sains, sehingga menjadi unsur penting dalam kegiatan penelitian. Mutu dan kinerja laboratorium tentu menjadi ukuran dari kelayakannya untuk digunakan sebagai tempat penelitian.
  Dalam rangka upaya peningkatan mutu dan kinerja laboratorium di masa yang akan datang, tim laboratorium dituntut untuk mampu menciptakan standar operasional prosedur (SOP) yang berkaitan dengan pengelolaan laboratorium.

II.  Tujuan
  Tujuan disusunnya standar operasional prosedur laboratorium adalah untuk membantu memperlanacar pengelolaan laboratorium guna memaksimalkan kegunaan dari laboratorium beserta semua sumberdaya yang ada di dalamnya. Selain itu juga sebagai pedoman pelaksanaan aktifitas penggunaan fasilitas laboratorium untuk menjaga tertib administrasi dan kelancaran pelayanan.
Tujuan akhir dari SOP tersebut di atas adalah tercapainya pengelolaan laboratorium yang efektif dan efisien dan terciptanya suasana laboratorium yang kondusif sehingga dapat membangkitkan minat untuk melakukan penelitian baik bagi dosen maupun mahasiswa.

III. Ruang Lingkup
      Laboratorium ini diperuntukan bagi peneliti-peneliti yang akan melakukan kegiatan penelitian. Layanan laboratorium tersedia bagi mahasiswa, dosen dan juga masyarakat yang berkepentingan dalam melakukan penelitian.

IV. Acuan
Dosen yang melakukan Penelitian harus mengikuti ketentuan:
  1. Bersedia mentaati tata tertib laboratorium selama menggunakan laboratorium.
  2. Mengajukan permohonan tertulis penggunaan sarana akademik untuk penelitian kepada Kepala Laboratorium disertai rincian dan jadual penggunaan yang diketahui oleh Ketua Peneliti.
  3. Menyerahkan proposal penelitian kepada Kepala Laboratorium.
  4. Mengisi catatan penggunaan ruang dan alat laboratorium.
  5. Menempati ruang, meja, atau tempat penelitian yang ditentukan.
  6. Memprioritaskan peminjaman, penggunaan ruang, dan peralatan untuk kegiatan praktikum mahasiswa.
  7. Menjaga kebersihan peralatan dan ruang laboratorium.
  8. Mengganti/memperbaiki piranti atau peralatan praktikum yang mengalami kerusakan akibat melakukan kelalaian.
  9. Memberi imbalan kepada teknisi jika menggunakan jasa teknisi.
  10. Melaporkan keadaan pelaksanaan kegiatan perkuliahan/praktikum kepada kepala laboratorium.
Mahasiswa yang melakukan Penelitian harus mengikuti ketentuan:
  1. Bersedia mentaati tata tertib laboratorium selama menggunakan laboratorium.
  2. Mengajukan permohonan tertulis penggunaan sarana akademik untuk penelitian kepada Kepala Laboratorium, disertai rincian dan jadual penggunaan yang diketahui oleh dosen Pembimbing.
  3. Menyerahkan proposal penelitian kepada Kepala Laboratorium.
  4. Mengisi catatan penggunaan ruang dan alat laboratorium.
  5. Menempati ruang, meja, atau tempat penelitian yang ditentukan.
  6. Memprioritaskan peminjaman, penggunaan tempat, dan peralatan untuk kegiatan praktikum mahasiswa.
  7. Menjaga kebersihan peralatan dan ruang laboratorium.
  8. Mengganti/memperbaiki piranti atau peralatan praktikum yang mengalami kerusakan akibat melakukan kelalaian.
  9. Segera mengembalikan peralatan yang dipinjam paling lambat 1 minggu setelah penelitian selesai. Keterlambatan pengembalian akan dikenakan denda sesuai dengan peraturan laboratorium.
  10. Bersikap dan bertingkah laku sopan dan mematuhi semua ketentuan yang berlaku di laboratorium.
 V. Prosedur 

















































http://www.unikal.ac.id/index.php/info/artikel/126-menuju-pengelolaan-laboratorium-yang-lebih-baik- 
http://lab-kendali.blogspot.com/p/sop.html
Kritik dan saran dari pembaca sangat dibutuhkan untuk membangun SOP ini menjadi lebih baik. Bagaimana Pendapat Anda mengenai SOP laboratorium ini, apakah sudah cukup untuk diberlakukan pada laboratorium penelitian?

Minggu, 16 Maret 2014

DESAIN LABORATORIUM PENELITIAN

KETERANGAN:
1. Pintu masuk
2. meja tunggu
3. loker
4.
5. ruang istirahat
6. musholla umum
7. toilet umum
8. ruang penyimpanan alat
9. ruang penyimpanan zat
10. ruang tanki air
11. lemari asam
12. rak pengering alat-alat
13. bak cuci
14. ruang gelap
15. ruang analitik/ instrumen analisis
16. ruang p3k
17. ruang kantor/ administrasi laboratorium/ informatika laboratorium
18. toilet karyawan/praktikan
19. musholla karyawan/praktikan
20. ruang timbang dan persiapan
21.ruang kerja penelitian/ meja praktikan kerja

bagaimana kelayakan desain laboratorium penelitian ini? apakan sudah memenuhi standar kelayakan ruangan laboratorium?

Senin, 10 Maret 2014

Kelemahan Dalam Laboratorium

Pengelolaan Laboratorium (Laboratory Management) adalah usaha untuk mengelola
Laboratorium. Bagaimana suatu Laboratorium dapat dikelola dengan baik sangat ditentukan
oleh beberapa faktor yang saling berkaitan satu dengan yang lainnya. Beberapa alat-alat lab
yang canggih, dengan staf propesional yang terampil belum tentu dapat beroperasi dengan
baik, jika tidak didukung oleh adanya manaJemen Laboratorium yang baik. Oleh karena itu
manajemen lab adalah suatu bahagian yang tidak dapat dipisahkan dari kegiatan
Laboratorium. Suatu manajemenlab yang baik memiliki sistem organisasi yang baik, uraian
kerja (job description) yang jelas, pemanfaatan fasilitas .yang efektif, efisien, disiplin, dan
administrasi lab yang baik pula.
Bagaimana mengelola Lab dengan baik, adalah menjadi tujuan utama, sehingga
semua pekerjaan yang dilakukan dapat berjalan dengan lancar. Untuk mencapai hal itu
perlu pengaturan yang terikat pada :
1. Jenis pekerjaan yang dilakukan.
2. Skill/tenaga kerja/laboran yang terlatih dan terampil
3. Alat/peralatan lab yang canggih dan beroperasi dengan baik dan terkalibrasi
4. Safety Use (Keselamatan kerja)
5. Disiplin yang tinggi
6. Organisasi lab yang baik
7. Dana yang tersedia.
Dalam penanganannya harus dikelola oleh Kepala Laboratorium yang ahli, terampil
dibidangnya dan berdedikasi tinggi serta penuh tanggung jawab, termasuk peranan tenaga
laborannya yang bertanggung jawab atas semua kegiatan operasional yang dilakukan di
laboratorium masing-masing.
JENDELA RUANGAN LABORATORIUM

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgMiORpnYLB-P4oFaXCeOe6sUp-3I5CxJ7R2pm34K-3Q4c73WnPBEHXOv2Jmz3PVtElaJxN6Kc1bnBFpB0C5IBzsGQ1rDd0xAAc6GqHjVgAUkfr_zecYl9Knjy8ZfluMIMmIz4j_AI5NQ/s1600/1780755_475602665873413_325721368_n.jpg
MEJA PRAKTIKAN DAN BAK CUCI
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjxAH-pPC9IOZMHWm2KEBBQo0NDz2Z97kfQgcNw4LP5uRPAq7tnH3WfKCrduDcui0AIciy1kuvH1c-bGsm_Ipq8z4Q3ZllApmo_1IZU7wjZ_e0EejltIMQTNf9IR7vR4TA0IoPjMY4MzA/s1600/1901368_475602552540091_1748106057_n.jpg
TABUNG GAS
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgptVA1Jewa5fQClX4W_lRPOM6ncxhToNVrzWYiexUT3X37B1tOrMUttNKFHg8xTtKI-RUVfejILRdFIw5a3f6OYp-D58IaBJd3P0v_1iypIrs9oM479-e9pVYX_kqrD96a3-wGfgZ7JA/s1600/1978664_475602395873440_573919892_n.jpg